Sabtu, 12 Maret 2016

Gerhana Matahari

LDII - Gerhana Matahari
 
Gerhana matahari adalah salah satu tanda kebesaran Allah.
Gerhana jangan diartikan macam-macam, dan yang bukan-bukan.
Gerhana jangan dikaitkan dengan kematian atau kelahiran seseorang dan bukan sebagai firasat tertentu.
Ketika terjadi gerhana Rasulullah s.a.w. memerintahkan kaum Muslimin untuk shalat. bersedekah dan mohon perlindungan pada Allah.


1044 – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّهَا قَالَتْ: خَسَفَتِ الشَّمْسُ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالنَّاسِ، فَقَامَ، فَأَطَالَ القِيَامَ، ثُمَّ رَكَعَ، فَأَطَالَ الرُّكُوعَ، ثُمَّ قَامَ فَأَطَالَ القِيَامَ وَهُوَ دُونَ القِيَامِ الأَوَّلِ، ثُمَّ رَكَعَ فَأَطَالَ الرُّكُوعَ وَهُوَ دُونَ الرُّكُوعِ الأَوَّلِ، ثُمَّ سَجَدَ فَأَطَالَ السُّجُودَ، ثُمَّ فَعَلَ فِي الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ مِثْلَ مَا فَعَلَ فِي الأُولَى، ثُمَّ انْصَرَفَ وَقَدْ انْجَلَتِ الشَّمْسُ، فَخَطَبَ النَّاسَ، فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ، ثُمَّ قَالَ: «إِنَّ الشَّمْسَ وَالقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ، لاَ يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ، فَادْعُوا اللَّهَ، وَكَبِّرُوا وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا»

Aisyah r.a. meriwayatkan: Pada masa Rasulillah s.a.w. terjadi gerhana matahari, maka Rasulullah s.a.w. ¬sholat berjamaah dengan manusia.
Nabi berdiri lama, kemudian rukuk dengan rukuk yang lama, kemudian berdiri lagi lama namun masih lama yang awal.
Kemudian Nabi rukuk kedua lamanya kurang dari rukuk pertama.
Kemudian Nabi sujud lama sekali.
Setelah itu Nabi mengerjakan rakaat kedua seperti rakaat pertama.
Kemudian Nabi bubar dan matahari mulai muncul.
Maka kemudian Nabi berkutbah pada manusia, beliau memuji pada Allah terus berkutbah:
“Sesungguhnya Matahari dan Bulan adalah dua ayat (tanda kebesaran) Allah dari banyak ayat Allah.
Gerhana bukan karena matinya seseorang atau karena lahirnya seseorang.
Ketika kalian menjumpai gerhana, berdoalah kepada Allah, bertakbirlah dan sholatlah dan bersedekahlah”.
[Hadist Shohih Bukhari No. 1044 Kitabul Jumu’ah]

1065 – حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مِهْرَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا الوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، قَالَ: أَخْبَرَنَا ابْنُ نَمِرٍ، سَمِعَ ابْنَ شِهَابٍ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، ” جَهَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَلاَةِ الخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ، فَإِذَا فَرَغَ مِنْ قِرَاءَتِهِ كَبَّرَ، فَرَكَعَ وَإِذَا رَفَعَ مِنَ الرَّكْعَةِ قَالَ: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، رَبَّنَا وَلَكَ الحَمْدُ، ثُمَّ يُعَاوِدُ القِرَاءَةَ فِي صَلاَةِ الكُسُوفِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فِي رَكْعَتَيْنِ وَأَرْبَعَ سَجَدَاتٍ “
Aisyah r.a. meriwayatkan:
Nabi s.a.w. mengeraskan bacaannya dalam sholat gerhana, ketika selesai membaca beliau takbir, kemudian rukuk.
Ketika berdiri dari rukuk Nabi mengucap: “Sami’allohu liman hamidahu”
Kemudian mengulangi lagi bacaan sholat khusuf empat rukuk dalam dua rakaat dan empat sujud”.
[Hadist Shohih Bukhari No. 1065 Kitabul Jumu’ah]

Selasa, 23 Februari 2016

Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT) Dalam Islam


Islam dan Barat sepertinya diciptakan menjadi dua kutub berbeda yang tidak mungkin pernah bertemu. Ini karena landasan nilai-nilai keduanya sangat bertolak belakang. Apabila Barat lebih menonjolkan logika, ilmu pengetahuan ilmiah dan kebebasan, nilai-nilai Islam bersumber pada keimanan dan ketaatan pada wahyu Ilahi dan sunah Nabi.
Salah satu kontradiksi antara Islam dengan Barat yang sedang mengemuka saat ini adalah masalah kaum lesbian, gay, bisexual dan transgender disingkat (LGBT). Menurut pandangan barat LGBT merupakan bagian dari hak asasi manusia yang harus dilindungi. Dukungan kaum liberal terhadap pelaku LGBT tidak hanya berupa wacana namun direalisasikan dengan mendirikan organisasi persatuan, forum-forum seminar dan pembentukan yayasan dana internasional. Bahkan beberapa negara telah melegalkan dan memfasilitasi perkawinan sesama jenis.
Salah satu lembaga penggalangan dana pendukung perlindungan hak asasi pelaku LGBT yaitu Global Equality Fund yang diluncurkan pada Desember 2011 oleh menteri luar negeri AS Hillary Rodham Clinton. Lembaga ini mencakup upaya keadilan, advokasi, perlindungan dan dialog untuk menjamin pelaku LGBT hidup bebas tanpa diskriminasi.
Sementara itu, Islam menghendaki pernikahan antar lawan jenis, laki-laki dengan perempuan, tidak semata untuk memenuhi hasrat biologis namun sebagai ikatan suci untuk menciptakan ketenangan hidup dengan membentuk keluarga sakinah dan mengembangkan keturunan umat manusia yang bemartabat. Perkawinan sesama jenis tidak akan pernah menghasilkan keturunan dan mengancam kepunahan generasi manusia. Perkawinan sesama jenis semata-mata untuk menyalurkan kepuasan nafsu hewani.

Hukuman bagi Pelaku Homosex, Incest dan Menjimak Hewan

Sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasulullah dalam Al-Quran dan Sunah, homosek merupakan perbuatan hina dan pelanggaran berat yang merusak harkat manusia sebagai makhluk ciptaan Allah paling mulia. Pada masa Nabi Luth kaum homosek langsung mendapat siksa dibalik buminya dan dihujani batu panas dari langit. Selain zina dan pemerkosaan, pelanggaran seksual menurut Islam termasuk LGBT, incest (persetubuhan sesama muhrim) dan menjimak binatang. Sanksi bagi pelaku semua pelanggaran seksual tersebut adalah hukuman mati.
بَابُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ
2561 – حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ، وَأَبُو بَكْرِ بْنُ خَلَّادٍ قَالَا: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيرِ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ، فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ»
__________
[حكم الألباني] صحيح
…dari Ibnu Abbas, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:” Barang siapa menjumpai kalian orang yang melakukan perbuatan kaum Luth, maka bunuhlah orang yang mengerjakan dan orang yang dikerjai”.
[Hadist Ibnu Majah No. 2561 Kitabul Hudud]

بَابُ مَنْ أَتَى ذَاتَ مَحْرَمٍ وَمَنْ أَتَى بَهِيمَةً
2564 – حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ إِسْمَاعِيلَ، عَنْ دَاوُدَ بْنِ الْحُصَيْنِ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ وَقَعَ عَلَى ذَاتِ مَحْرَمٍ فَاقْتُلُوهُ، وَمَنْ وَقَعَ عَلَى بَهِيمَةٍ فَاقْتُلُوهُ، وَاقْتُلُوا الْبَهِيمَةَ»
__________
[حكم الألباني] ضعيف دون الشطر الثاني فهو صحيح
… Ibnu Abbas meriwayatkan: “Barang siapa menjimak muhrimnya maka bunuhlah, dan barang siapa menjimak hewan maka bunuhlah pelaku dan binatang yang dijimak”.
[Hadist Ibnu Majah No. 2564 Kitabul Hudud]

Homosex pada Jaman Nabi Luth

Penyimpangan seksual homoseks telah ada sejak jaman Nabi Luth. Kaum homoseks pada jaman Nabi Luth merupakan salah satu umat yang dilaknat dan tertimpa azab langsung dari Allah subhanahu wa ta’ala. Pelanggaran seksual berupa homoseks umat Nabi Luth bisa dilihat dalam Al-Quran:
  • Surat An-Naml ayat 54-55
  • Ash-Syu’araa’ ayat 165 – 166 dan
  • Huud ayat 77 dan seterusnya.
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ (54)
Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan hina itu dan kalian memamerkannya?”
[Surat An-Naml ayat 54]

أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ (55)
“Mengapa kamu mendatangi laki-laki dengan nafsu(mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kalian adalah kaum yang bodoh”.
[Surat An-Naml ayat 55]

أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ (165)
Mengapa kamu mendatangi (menyukai) jenis lelaki di antara manusia,
[Ash-Syu’araa’ ayat 165]

وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ (166)
dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas”.
[Ash-Syu’araa’ ayat 166]

Surat Huud ayat 77 – 82

وَلَمَّا جَاءَتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِيءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالَ هَذَا يَوْمٌ عَصِيبٌ (77)
Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka (kaum), dan dia berkata: “Ini adalah hari yang amat sulit”.

وَجَاءَهُ قَوْمُهُ يُهْرَعُونَ إِلَيْهِ وَمِنْ قَبْلُ كَانُوا يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ قَالَ يَا قَوْمِ هَؤُلَاءِ بَنَاتِي هُنَّ أَطْهَرُ لَكُمْ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ فِي ضَيْفِي أَلَيْسَ مِنْكُمْ رَجُلٌ رَشِيدٌ (78)
Dan datanglah kepadanya (Nabi Luth) kaumnya dengan bergegas-gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang keji. Luth berkata: “Hai kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal?”

قَالُوا لَقَدْ عَلِمْتَ مَا لَنَا فِي بَنَاتِكَ مِنْ حَقٍّ وَإِنَّكَ لَتَعْلَمُ مَا نُرِيدُ (79)
Mereka menjawab: “Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap puteri-puterimu; dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki”.
قَالَ لَوْ أَنَّ لِي بِكُمْ قُوَّةً أَوْ آوِي إِلَى رُكْنٍ شَدِيدٍ (80)
Luth berkata: “Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan)”.

قَالُوا يَا لُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَ فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا امْرَأَتَكَ إِنَّهُ مُصِيبُهَا مَا أَصَابَهُمْ إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُ أَلَيْسَ الصُّبْحُ بِقَرِيبٍ (81)
Para utusan (malaikat) berkata: “Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?”.

فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ (82)
Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi,

Imam Shalat Tidak Mengeraskan Bacaan “Bismillahirohmaanirrohiim”


Apakah anda heran menyaksikan tayangan shalat jamaah di Masjidil Haram karena Imamnya tidak mengeraskan bacaan “Bismillahirrahmaanirrohiim” saat salat maghrib, isyak atau subuh?. Inilah dalilnya.
906 – أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ شَقِيقٍ، قَالَ: سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ: أَنْبَأَنَا أَبُو حَمْزَةَ، عَنْ مَنْصُورِ بْنِ زَاذَانَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: «صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَلَمْ يُسْمِعْنَا قِرَاءَةَ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، وَصَلَّى بِنَا أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ فَلَمْ نَسْمَعْهَا مِنْهُمَا»
__________
[حكم الألباني] صحيح الإسناد
… Anas bin Malik meriwayatkan: Kami salat bersama Rasulullah salallohu alaihi wasallam maka kami tidak mendengar “Bismillahirohmaanirrohiim” dan kami shalat bersama Abu Bakar dan Umar maka kami tidak mendengarnya (bacaan “Bismillahirohmaanirrohiim”) dari keduanya (Abu Bakar dan Umar)
[Hadist Sunan Nasa’i No. 906 Kitabul Fatihah Bab Tarkil Jahro “Bismillahirohmaanirrohiim”]

812 – حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، عَنْ حُسَيْنٍ الْمُعَلِّمِ، عَنْ بُدَيْلِ بْنِ مَيْسَرَةَ، عَنْ أَبِي الْجَوْزَاءِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: ” كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَفْتَتِحُ الْقِرَاءَةَ بِ {الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ} [الفاتحة: 2] ”
__________
[حكم الألباني] صحيح
… Aisah RA meriwayatkan: “Ada Rasulullah SAW, memulai bacaan dengan {Alhamdulillahi Robbil ‘Alamiin}”.
[Hadist Sunan Abi Dawud No. 812 Kitabu Iqomati Sholah wa Sunnatu Fiiha]

Shalat Duha

LDII - Shalat Duha 


Salah satu amalan sunah yang sangat populer di kalangan kaum Muslimn adalah Salat Duha. Itu karena sholat sunah yang dilaksanakan 2 rakaat atau 4 rakaat atau lebih banyak sekehendak hati itu memiliki kafadolan yang besar.
Dalam hadist Abi Dawud No. 1286 Kitabu Sholah Rasulullah s.a.w bersabda bahwa shalat Duha pahalanya setara dengan berbagai amalan baik seperti; puasa, haji, membaca tasbih dan tahmid. Dan yang paling disukai dari amalan shalat duha bahwa Allah berjanji mencukupi keperluan orang yang mengamalkannya pada hari itu.
Nah, apakah anda ingin lancar segala urusannya dan dicukupi kebutuhannya setiap hari? Maka biasakan shalat dhuha setiap pagi atau awal siang hari.


1286 – حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ، أَخْبَرَنَا خَالِدٌ، عَنْ وَاصِلٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ عُقَيْلٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ يَعْمَرَ، عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ الدُّؤَلِيِّ، قَالَ: بَيْنَمَا نَحْنُ عِنْدَ أَبِي ذَرٍّ، قَالَ: «يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ فِي كُلِّ يَوْمٍ صَدَقَةٌ، فَلَهُ بِكُلِّ صَلَاةٍ صَدَقَةٌ، وَصِيَامٍ صَدَقَةٌ، وَحَجٍّ صَدَقَةٌ، وَتَسْبِيحٍ صَدَقَةٌ، وَتَكْبِيرٍ صَدَقَةٌ، وَتَحْمِيدٍ صَدَقَةٌ» ، فَعَدَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ هَذِهِ الْأَعْمَالِ الصَّالِحَةِ، ثُمَّ قَالَ: «يُجْزِئُ أَحَدَكُمْ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَا الضُّحَى»
__________
[حكم الألباني] : صحيح
… Rasulullah s.a.w. bersabda: “Pagi hari setiap gerak kamu sekalian adalah shodakoh, setiap shalat adalah shodakoh, dan puasa adalah shodakoh, dan haji adalah shodakoh, dan membaca tasbih, dan membaca takbir dan tahmid adalah shodakoh. Maka Raulullah s.a.w. menambahkan: dari semua amal sholih ini, kemudian Nabi bersabda: “Membandingi kalian dari semua amal tersebut dua rakaat waktu dhuha”.
[Hadist Abi Dawud No. 1286 Kitabu Sholah]

1289 – حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ رُشَيْدٍ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنْ مَكْحُولٍ، عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ أَبِي شَجَرَةَ، عَنْ نُعَيْمِ بْنِ هَمَّارٍ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ [ص:28] اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: ” يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: يَا ابْنَ آدَمَ، لَا تُعْجِزْنِي مِنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ فِي أَوَّلِ نَهَارِكَ، أَكْفِكَ آخِرَهُ ”
__________
[حكم الألباني] : صحيح
… Nuaim bin Hamar meriwayatkan: Saya mendengar rasulullah s.a.w. bersabda: “Allah berfirman: Wahai Anak Adam, janganlah kalian mengalahkan padaKu dari empat rakaat dalam awal siang, Aku akan mencukupi kalian pada hari itu”.
[Hadist Abi Dawud No. 1289 Kitabu Sholah]

Shalat Malam

LDII - Shalat Malam - 
Siapakah orang yang kuat? Dialah orang yang merutinkan shalat malam dan berdoa. Orang yang biasa sholat dan berdoa malam hari bisa dipastikan kedekatannya dengan Allah sehingga tidak mudah tergoda untuk berbuat buruk dan maksiat. Sholat dan berdoa malam adalah perbuatan orang-orang sholeh jaman dahulu. Sholat malam dapat mencegah perbuatan dosa dan menolak penyakit dalam tubuh.
Orang yang tidak pernah bangun dan sholat malam pada hakekatnya telah dikalahkan dan direndahkan oleh syetan, seperti diterangkan dalam Hadist Shohih Bukhari No. 1142 Kitabul Jumu’ah.

1142 – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، قَالَ: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ، فَارْقُدْ فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ، انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلَّا أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ»

… Abu Hurairah meriwayatkan: sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Syetan mengikat tengkuk kepala kalian ketika tidur dengan tiga ikatan, dia (syetan) menetpuk-nepuk setiap ikatan dan berkata: ‘Malam masih panjang untukmua maka tidurlah! Jika kamu bangun dan zikir kepada Allah naka lepaslah satu ikatan, kemudian jika kamu berwudu maka lepas lagi satu ikatan, kemudian jika kamu shalat maka lepaslah satu ikatan, maka kamu pagi hari menjadi orang yang bersemangat, jika tidak pagi hari ia merugi dan malas”.
[Hadist Shohih Bukhari No. 1142 Kitabul Jumu’ah]

Shalat malam merupakan salah satu amalan sunah yang sangat ditekankan dalam Islam. Amalan shalat malam memiliki manfaat dan kefadlolan yang sangat besar.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ [ص:553] قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ، وَمَنْهَاةٌ عَنْ الإِثْمِ، وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الجَسَدِ»
… sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Kalian tetapilah shalat malam, sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian, dan sesungguhnya shalat malam itu mendekatkan kepada Allah, mencegah perbuatan dosa dan menghapus dosa-dosa serta menolak penyakit dari tubuh.
[Hadist Termizi Kitabu Da’awat]

3251 – حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ عَوْفٍ، عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى قَالَ: حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ، قَالَ: لَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ، انْجَفَلَ النَّاسُ قِبَلَهُ، وَقِيلَ: قَدْ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَدْ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ، قَدْ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ ثَلَاثًا، فَجِئْتُ فِي النَّاسِ، لِأَنْظُرَ، فَلَمَّا تَبَيَّنْتُ وَجْهَهُ، عَرَفْتُ أَنَّ وَجْهَهُ لَيْسَ بِوَجْهِ كَذَّابٍ، فَكَانَ أَوَّلُ شَيْءٍ سَمِعْتُهُ تَكَلَّمَ بِهِ، أَنْ قَالَ: «يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَفْشُوا السَّلَامَ، وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ، وَصِلُوا الْأَرْحَامَ، وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ، وَالنَّاسُ نِيَامٌ، تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلَامٍ» __________ [حكم الألباني] صحيح
Nabi bersabda: “Wahai manusia, tebarkanlah salam, memberilah makan, sambunglah famili, dan shalatlah malam hari ketika manusia sedang tidur, masuklah surga dengan selamat”
[Hadist Sunan Ibni Majah No. 3251 Kitabul Ath’imah]
http://pengajian-ldii.net/2014/09/11/shalat-malam/#more-2656 

Minggu, 13 September 2015

Kegiatan Ekstrakurikulir

MELESTARIKAN BUDAYA DENGAN BERLATIH 
PENCAK SILAT PERSINAS ASAD

Dalam rangka melestarikan budaya Indonesia yaitu ilmu bela diri pencak silat dan memberikan pendidikan karakter kepada siswa-siswi maka TPQ Baitul Muqorobin mengadakan kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat Persinas ASAD.
Setiap Sabtu sore dan Minggu pagi siswa-siswi TPQ Baitul Muqorobin melaksanakan kegiatan ektrakurikuler yaitu pencak silat Persinas ASAD. Latihan dimulai jam 16.00 untuk hari Sabtu sore dan jam 06.30 untuk Minggu pagi, dengan lama latihan sekitar 90 menit. Khusu latihan Sabtu sore diikuti oleh siswa kelompok umur seusia SMP-SMA. Sementara untuk latihan Minggu sore khusus siswa-siswi seusia SD. Latihan diawali dengan pemanasan kemudian latihan jurus dan kembangan. Setiap akhir latihan peserta diberi extrafooding.
Dengan latihan pencak silat ini diharapkan siswa-siswi TPQ Baitul Muqorobin selain memiliki badan yang sehat juga mempunyai karakter disiplin dan sikap yang baik.


   
 

Jumat, 20 Februari 2015

Keutamaan Berwudhu

Meskipun, berwudhu tidak termasuk dalam Rukun Islam namun seorang Muslim wajib berwudhu sebelum shalat. Wudhu merupakan syarat sahnya sholat. Bukanlah shalat bila seseorang tidak berwudhu.
Selain itu amalan berwudhu juga memiliki keutamaan yang sangat besar. Sebagaimana tertulis dalam hadist Termizi No. 2, seorang Muslim yang sedang berwudhu maka rontoklah dosa-dosa yang telah dia perbuat bersama tetesan air wudhu.
1 – حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ: أَخْبَرَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ، ح وحَدَّثَنَا هَنَّادٌ قَالَ: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ إِسْرَائِيلَ، عَنْ سِمَاكٍ، عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «لَا تُقْبَلُ صَلَاةٌ بِغَيْرِ طُهُورٍ [ص:6] وَلَا صَدَقَةٌ مِنْ غُلُولٍ» ، قَالَ هَنَّادٌ فِي حَدِيثِهِ: «إِلَّا بِطُهُورٍ» . هَذَا الْحَدِيثُ أَصَحُّ شَيْءٍ فِي هَذَا الْبَابِ وَأَحْسَنُ. وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ، عَنْ أَبِيهِ، وَأَبِي هُرَيْرَةَ، وَأَنَسٍ. وَأَبُو الْمَلِيحِ بْنُ أُسَامَةَ اسْمُهُ عَامِرٌ، وَيُقَالُ: زَيْدُ بْنُ أُسَامَةَ بْنِ عُمَيْرٍ الْهُذَلِيُّ
[حكم الألباني] : صحيح
… Ibni Umar meriwayatkan dari Nabi s.a.w., Nabi bersabda: “Tidak diterima shalat yang tanpa bersuci (berwudhu), dan shodakoh tidak diterima dari hasil curian”. Al-hadist
Hadist Sunan Termizi No. 1 Abwabu Thoharoh
2 – حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ مُوسَى الْأَنْصَارِيُّ قَالَ: حَدَّثَنَا مَعْنُ بْنُ عِيسَى الْقَزَّازُ [ص:7] قَالَ: حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، ح وحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا تَوَضَّأَ الْعَبْدُ الْمُسْلِمُ، أَوِ الْمُؤْمِنُ، فَغَسَلَ وَجْهَهُ خَرَجَتْ مِنْ وَجْهِهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ نَظَرَ إِلَيْهَا بِعَيْنَيْهِ مَعَ الْمَاءِأَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ،
[حكم الألباني] : صحيح
… Rasulullah s.a.w. bersabda: “Ketika seorang hamba Muslim atau Mukmin berwudhu, maka ia membasuh wajahnya keluarlah dari wajahnnya setiap kejelekan yang telah dilihat matanya bersama air wudhu – atau bersama tetesan akhir air wudhu … al-hadist

Hadist Sunan Termizi No. 1 Abwabu Thoharoh
Shalat Malam

Siapakah orang yang kuat? Dialah orang yang merutinkan shalat malam dan berdoa. Orang yang biasa sholat dan berdoa malam hari bisa dipastikan kedekatannya dengan Allah sehingga tidak mudah tergoda untuk berbuat buruk dan maksiat. Sholat dan berdoa malam adalah perbuatan orang-orang sholeh jaman dahulu. Sholat malam dapat mencegah perbuatan dosa dan menolak penyakit dalam tubuh.
Orang yang tidak pernah bangun dan sholat malam pada hakekatnya telah dikalahkan dan direndahkan oleh syetan, seperti diterangkan dalam Hadist Shohih Bukhari No. 1142 Kitabul Jumu’ah.
1142 – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، قَالَ: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ، فَارْقُدْ فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ، انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلَّا أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ»
… Abu Hurairah meriwayatkan: sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Syetan mengikat tengkuk kepala kalian ketika tidur dengan tiga ikatan, dia (syetan) menetpuk-nepuk setiap ikatan dan berkata: ‘Malam masih panjang untukmua maka tidurlah! Jika kamu bangun dan zikir kepada Allah naka lepaslah satu ikatan, kemudian jika kamu berwudu maka lepas lagi satu ikatan, kemudian jika kamu shalat maka lepaslah satu ikatan, maka kamu pagi hari menjadi orang yang bersemangat, jika tidak pagi hari ia merugi dan malas”.[Hadist Shohih Bukhari No. 1142 Kitabul Jumu’ah]
 Shalat malam merupakan salah satu amalan sunah yang sangat ditekankan dalam Islam. Amalan shalat malam memiliki manfaat dan kefadlolan yang sangat besar.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ [ص:553] قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ، وَمَنْهَاةٌ عَنْ الإِثْمِ، وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الجَسَدِ»
… sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Kalian tetapilah shalat malam, sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian, dan sesungguhnya shalat malam itu mendekatkan kepada Allah, mencegah perbuatan dosa dan menghapus dosa-dosa serta menolak penyakit dari tubuh.
[Hadist Termizi Kitabu Da’awat]
3251 – حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ عَوْفٍ، عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى قَالَ: حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ، قَالَ: لَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ، انْجَفَلَ النَّاسُ قِبَلَهُ، وَقِيلَ: قَدْ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَدْ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ، قَدْ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ ثَلَاثًا، فَجِئْتُ فِي النَّاسِ، لِأَنْظُرَ، فَلَمَّا تَبَيَّنْتُ وَجْهَهُ، عَرَفْتُ أَنَّ وَجْهَهُ لَيْسَ بِوَجْهِ كَذَّابٍ، فَكَانَ أَوَّلُ شَيْءٍ سَمِعْتُهُ تَكَلَّمَ بِهِ، أَنْ قَالَ: «يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَفْشُوا السَّلَامَ، وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ، وَصِلُوا الْأَرْحَامَ، وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ، وَالنَّاسُ نِيَامٌ، تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلَامٍ» __________ [حكم الألباني] صحيح

Nabi bersabda: “Wahai manusia, tebarkanlah salam, memberilah makan, sambunglah famili, dan shalatlah malam hari ketika manusia sedang tidur, masuklah surga dengan selamat”

Rabu, 08 Oktober 2014

Berkah Penyembelihan Hewan Secara Islami

Di setiap perhelatan kurban, umat Islam di Eropa, Amerika Serikat, Australia, ataupun di daerah yang mereka adalah minoritas, kerap mendapat kritikan mengenai perlakuan terhadap hewan kurban. Mereka menyebut penyembelihan hewan kurban tak manusiawi. Benarkah demikian? Ternyata riset membuktikan, justru penyembelihan dengan cara islami membuat binatang ternak tak merasa sakit.

Menurut Kebijakan tentang penyembelihan hewan berdasarkan aturan Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSCPA) Australia menyatakan bahwa binatang harus dibunuh seketika atau dibuat pingsan sampai menghadapi kematian. Adapun caranya bervariasi, mulai dari pemingsanan hingga tembak dikepala. Istilah ini disebut “Penjagalan Hewan yang Berperikemanusiaan”.

Dalam waktu 24 jam sebelum disembelih, hewan diperiksa oleh petugas inspeksi untuk memastikan hewan yang disembelih sehat dan sebelum disembelih, hewan berjalan sebuah jalur penyembelihan dan memasuki sebuah kotak pada rumah penyembelihan.

Pada hitungan detik, operator membuat hewan pingsan. Berbagai cara untuk membuat pingsan seperti penyetruman hingga penggunaan gas karbondioksida. Proses ini memastikan hewan tidak sadar dan peka terhadap rasa sakit sebelum akhirnya diproses.

Memang tidak semua tempat penjagalan hewan di Australia menggunakan cara yang konvensional. Ada juga tempat penyembelihan yang islami dan bahkan mempekerjakan komunitas Islam untuk menjagal hewan sesuai syariat Islam. Namun tetap saja pandangan orang barat umumnya masih belum terbuka akan hal ini.

Dalam Syariat Islam, penyembelihan dilakukan dengan menggunakan pisau yang tajam, dengan memotong tiga saluran pada leher bagian depan, yakni: saluran makanan, saluran nafas serta dua saluran pembuluh darah, yaitu: arteri karotis dan vena jugularis.

Perlu diketahui bahwa syariat Islam tidak merekomendasikan metoda atau teknik pemingsanan. Sebaliknya, Metode Barat justru mengajarkan atau bahkan mengharuskan agar ternak dipingsankan terlebih dahulu sebelum disembelih.


Namun, penelitian yang dilakukan ahli peternakan dari Hannover University, sebuah universitas terkemuka di Jerman, Prof.Dr. Schultz dan Dr. Hazim mengungkapkan fakta yang berbeda terkait penyembelihan hewan secara islami maupun ala barat. Penelitian yang menggunakan teknologi elektroda (microchip) yang disebut Electro-Encephalograph (EEG) yang dipasang pada otak sapi dewasa dan  Electro Cardiograph (ECG)  yang merekam aktivitas jantung. Kedua alat tersebut merekam aktivitias penyembelihan menurut syariat Islam dan penyembelihan menurut ala barat.

Pada penyembelihan yang sesuai syariat islam, grafik EEG menunjukan hasil yang stabil hingga mencapai nol. Tiga detik setelah hewan disembelih dan ketiga saluran pada leher sapi terputus, terjadi penurunan grafik secara bertahap. Hal itu mengindikasikan hewan mulai kehilangan kesadaran dan tidak ada rasa sakit yang dialami.

Hewan yang disembelih tersebut mengalami kejadian Deep Sleep setelah kehilangan kesadaran. Setelah itu terdapat aktivitas luar biasa yang direkam ECG pada jantung. Jantung menarik sebanyak mungkin darah dari seluruh anggota tubuh dan memompanya keluar. Ini terjadi karena refleksi gerakan koordinasi antara jantung dan sumsum tulang belakang.

Darah hewan yang terpompa keluar dari tubuh dengan maksimal oleh jantung menghasilkan kualitas daging yang sehat serta layak konsumsi. Darah yang terjebak pada daging dan urat dapat membeku yang menjadikan daging tidak sehat.

Lain halnya dengan proses penyembelihan ala barat. Lazimnya mereka melakukan proses proses stunning (pemingsanan) yang menyebabkan sapi terhuyung jatuh dan roboh. Hewan mudah disembelih karena tidak meronta-ronta dan kelihatannya tidak mengalami rasa sakit. Namun ketika disembelih, darah yang keluar sedikit.

Aktivitas yang terekam pada grafik EEG menunjukan terjadinya kenaikan. Hal tersebut diindikasikan bahwa hewan sebelum disembelih mengalami tekanan rasa sakit sebelum akhirnya pingsan. Rasa sakit yang luar biasa menyebabkan jantung berhenti berdetak lebih awal sebelum akhirnya, dapat menarik darah keluar lebih banyak dari tubuh hewan. Grafik ECG menunjukan penurunan aktivitas jantung yang signifikan.

Pada hewan yang disembelih ala barat darahnya tidak tertarik dan tidak terpompa keluar tubuh secara maksimal, maka darah itu pun membeku di dalam urat-urat darah dan daging, sehingga dihasilkan daging yang tidak sehat dan  menjadi tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia.

Menurut K.H. Aceng Karimullah, anggota Majelis Taujih Wa Al Irsyad DPP LDII dalam Islam, Nabi Muhammad mengajarkan bahwa menyembelih hewan kurban juga membantu mempercepat kematian hewan tersebut tanpa menyakiti. Sebab, ketika menyembelih memutus 3 urat utama di leher sehingga darah lebih cepat habis. Sebelumnya, penyembelih harus menajamkan pisau yang akan digunakan terlebih dahulu agar memudahkan proses sembelih. (Noni/Khoir/LINES)

MERAYAKAN IDUL ADHA 1435H


Minggu 5 Oktober 2014

Pada hari Minggu tanggal 5 Oktober 2014 seluruh pengurus Takmir, Jamaah pengajian Masjid Baitul Muqorobin dan pengurus Lembaga Pendidikan Islam Baitul Muqorobin Dukuh Duduhan Kelurahan Mijen Kecamatan Mijen melaksanakan penyembelihan hewan qurban setelah sholat Ied di halaman Kantor Polisi Sabhara Mijen. Dan Alhamdulillah kita tahun ini dapat menyembelih sapi 3 ekor. 
Dan seperti biasanya daging qurban dibagikan ke warga Dukuh Duduhan dan sekitarnya. Total bungkusan daging yang dibagikan kurang lebih 400 bh.
Berikut moment-moment selama prosesi penyembelihan hewan qurban:
1. Hewan qurban


2. Petugas Jagal (penyembelih) berpose ala Pattimura + pedangnya siap execusi....



3. Execusi penyembeliahan


Tak ketinggalan pada hari Rabu tanggal 8 Oktober 2014 siswa-siswi TPQ dan PAUD Baitul Muqorobin juga menikmati sebagian daging qurban dengan cara diolah menjadi bakso. Sebelum makan bakso bersama siswa-siswi TPQ dan PAUD melakukan senam bersama yang dipimpin Bu Dwi salah satu guru di TPQ.



Kamis, 11 September 2014

LOGO LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM BAITUL MUQOROBIN




ARTI LAMBANG:
1.       Bingkai segi lima       : 5 Sila Pancasila
2.       Buku/ Kitab             : Ilmu yang berlandaskan Quran dan Hadist
3.       Pena                    : Melambangkan pengamalan ilmu yang didapatkan
4.       Telapak Tangan yang 
     menopang bola dunia     : Jika ilmu telah didapatkan maka keberhasilan dunia                                dan akhirat insya Allah ada pada genggaman tangan                                (akan diraih)
5.       Bola dunia              : Menggambarkan dunia/ kehidupan didunia
6.       Tunas tanaman           : Menggambarkan generasi muda sebgai tunas bangsa
7.       Bintang lima            : Rukun Islam dan Kehidupan setelah duniawi

Arti  Keseluruhan:

"Generasi muda yang memiliki ilmu agama Islam yang berlandaskan Al Quran dan Hadist dan dapat mengamalkannya didunia maka akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat"



Jumat, 29 Agustus 2014

PROGRAM PEMBELAJARAN TPQ BAITUL MUQOROBIN

Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Baitul Muqorobin berdiri sejak tahun 2009. Setelah melalui proses dengan modal SDM dan sejumlah siswa yang ada maka sejak tahun 2011 akhirnya TPQ Baitul Muqorobin mendapatkan ijin operasional dari Kemenag Kota Semarang.
Berbagai perbaikan dari sisi pengelolaan seperti tata kelola pengurus dan kurikulum sudah dilakukan hingga akhirnya tersusun kurikulum yang terbagi dalam kelas-kelas sbb:
1. Kelas Husen
2. Kelas Ali
3. Kelas Usman
4. Kelas Umar
5. Kelas Abu Bakar
6. Kelas Buhori




Mulai tahun 2014 ini diadakan Ujian Akhir Program di kelas Abu Bakar dengan ditandai dengan khatam tilawati jilid 6. Adapun kompetensinya adalah sbb:
1. Tartil membaca Alquran dengan nada tilawati
2. Terampil menulis Arab/ pegon
3. Terampil praktek toharoh/sesuci : wudlu 
4. Terampil praktek ibadah Sholat wajib dan sunnah 
6. Hafal doa-doa harian
7. Hafal surat-surat pendek Alquran

Alhamdulillah bulan Juni 2014 sudah dilaksanakan Ujian Akhir Program di kelas Abu Bakar yang diikuti 7 orang siswa dan dinyatakan Lulus semua.
Karena mulai tahun depan di kelas Umar sudah dapat menghatamkan Tilawati jilid 6, akan tetapi Ujian Akhir Program TPQ. Akan tetapi kompetensinya akan ditambahkan yaitu khatam Juz 30 Alquran.

PROGRAM PAUD dan TPQ BAITUL MUQOROBIN

         Mulai tahun 2014 Lembaga Pendidikan Baitul Muqorobin membuka kelas PAUD dikarenakan tuntutan masyarakat yang ingin mendapatkan pendidikan agama untuk anak-anaknya yang berusia 3-5 tahun. Alhamdulillah saat ini PAUD Baitul Muqorobin sudah menerima siswa untuk Kelas PAUD berjumlah kurang lebih 30 anak. Karena sesuai Juknis Penyelenggaraan PAUD sesuai Permendikbud nomo 36 tahun 2010 tidak boleh setiap hari untuk kegiatan belajar kelas PAUD dan katagori umur maka kelas PAUD Baitul Muqorobin dibagi 2 kelas, yaitu:
1. Kelas Hasan A (untuk umur 3-4 th)
2. Kelas hasan B (untuk umur 5-6 th)


KELAS
HARI
HUSEN A (3 th)
Selasa
Kamis
Jumat
HUSEN B (4 th)
Senin
Rabu
Jumat



Kegiatan Pembelajaran di kelas PAUD

Pada hari Jumat ditetapkan sebagai hari Sodakoh yang bertujuan mengajarkan siswa untuk bersodakoh. Dan pada hari Jumat Minggu keempat tiap bulan diadakan program extrafooding. Kegiatan ini bertujuan sebagai ajang bermain dan pemberian makanan asupan yang bergizi.
Adapun Prinsip-Prinsip Kegiatan pembelajaran di PAUD Baitul Muqorobin adalah:
1. Mendasarkan pada nilai-nilai Alquran dan Alhadist
    Diajarkan tentang pengenalan huruf dan angka Alquran
2. Berorientasi pada kebutuhan anak 
    Diajarkan nilai-nilai sosial yang mengaju kepada kebutuhan akan rasa aman, dihargai, tidak     dibeda-bedakan dan bersosialisasi
3. Kegiatan belajar dilakukan sambil bermain
    Pembelajaran dilakukan dengan menyenangkan sambil bermain dengan memasukan nilai-       nilai aqidah, ibadah, sains, matematik, seni dan kreativitas. Selama bermain mendapatkan       pengalaman untuk mengembangkan aspek-aspek fisik/motorik, kognitif, bahasa dll.
4. Memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar
    Pemanfaatan bahan-bahan dari lingkungan yang tidak berbahaya bagi kesehatan, seperti:         tanah liat, daun, biji-bijian dll.
Kompetensi yang akan dicapai di Kelas Hasan adalah:
1. Mengenal huruf dan angka hijaiyah/ Arab
2. Hafal doa-doa sehari-hari
3. Hafal surat-surat pendek AlQuran
4. Akhlaq